Blog Detail

Mobil Listrik Akan Semakin Banyak di indonesia

MobilmanPresiden Joko Widodo mengatakan bahwa mobil listrik akan semakin populer.

Hal tersebut dapat terjadi karena pemerintah saat ini sedang menaruh perhatian untuk mengembangkan industri mobil listrik.

Beberapa strategi yang dijalankan seperti akan menghentikan ekspor nikel secara mentah, lalu diolah di dalam negeri.

Nikel dapat dioleh menjadi baterai untuk mobil listrik.

“Negara kita Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Potensi yang luar biasa itu dalam tiga sampai empat tahun ke depan, melalui manajemen pengelolaan yang baik, Indonesia akan bisa menjadi produsen utama produk-produk barang jadi berbasis nikel” ujar Presiden Joko Widodo, dikuti akun YouTube Sekretariat Presiden (13/10).

Pabrik baterai pun saat ini sedang dibangun, sejak peletakan batu pertama pada tanggal 15 September 2021.

Pabrik baterai tersebut merupakan kerja sama antara konsorsium Korea Selatan, yaitu LG Energy Solution, Hyundai Motor Group, dan dengan PT Industri Baterai Indonesia (IBC).

Pabrik baterai tersebut adalah pabrik baterai pertama di ASEAN, dan berlokasi di Karawang.

BACA JUGA:

Honda E Dijual Di Malaysia, Akan Masuk Indonesia?

Seperti yang kami kutip dari CNN Indonesia (13/10), pembangunan pabrik diperkirakan selesai pada tahun 2023 dan dapat melakukan produksi massal pada 2024.

Selain itu, Presiden Joko Widodo akan memanfaatkan produk lembaran baja dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk diolah menjadi bahan baku mobil listrik beserta industry baterai di Indonesia.

Krakatau Steel saat ini memiliki pabrik baja hot strip mill 2. Pabrik ini menggunakan teknologi terbaru dalam industri baja.

Saat ini, hanya ada dua pabrik baja yang menggunakan teknologi terbaru ini, yaitu berlokasi di Amerika Serikat dan Indonesia, dioperasikan oleh Krakatau Steel.

Pabrik ini akan memproduksi Hot Rolled Coil, dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun.

Pemerintah akan mengajak BUMN, swasta, dan investor dalam membangun industri mobil listrik.

Pemerintah pun berencana untuk menghentikan penjualan dan produksi mobil berbahan bakar bensin pada 2060.

BACA JUGA:

Wireless Charging Untuk Mobil Listrik Sedang Dikembangkan

Langkah ini mengikuti beberapa negara seperti Jerman, Inggris Raya, Amerika Serikat, China, Jepang, dan Singapura.

Ada beberapa mobil listrik murni yang tersedia di Indonesia.

Seperti Hyundai Kona, Hyundai Ioniq, BMMW i3s, dan Nissan Leaf.

Lalu Wuling juga dikabarkan tertarik untuk memboyong mobil listrik mungil mereka, Wuling Mini EV ke Indonesia