imageSticky Rasakan mudahnya Cari Mobil di Aplikasi Mobilman.ID

BMW E46 Review Baca Disini Sebelum Membeli

Overview Of Car

Tahukah Anda, ada cukup banyak masalah yang sering terjadi di BMW E46? Maka dari itu kami buatkan review lengkapnya. Baca sampai habis yaa..

Transmission: Auto
Release Date: 1998
Model: E46
Make: BMW
Fuel Type: Gasoline
Body Style: Sedan
Max Torque: 180 N.m (M43)
Max Power: 117 HP (M43)

Apa yang kami suka

  • Model timeless
  • Harga murah

Kami tidak suka

  • Versi facelift mudah rusak
  • Kalah fitur dibanding Mercedes Benz

Related Ads

Rp 225.000.000
BMW

BMW 320i AT 2012

KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR

 30, Nov 2021

Rp 1.436.000.000
BMW

BMW M4 Coupe AT 2015

KOTA TANGERANG, BANTEN

 29, Nov 2021

Rp 175.000.000
BMW

BMW E66 735Li V8 AT 2002

KOTA JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA

 29, Nov 2021

Rp 117.000.000
BMW

BMW E46 318i AT 2002

KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA

 29, Nov 2021

Rp 80.000.000
BMW

BMW E38 730iL 1995

KOTA BEKASI, JAWA BARAT

 28, Nov 2021

Rp 525.000.000
BMW

BMW 630 CI Coupe AT 2008

KOTA BEKASI, JAWA BARAT

 27, Nov 2021

Rp 420.000.000
BMW

BMW 328i Sport AT 2015

KOTA JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA

 27, Nov 2021

Rp 57.000.000
BMW

BMW 523i MT 1997

KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR

 26, Nov 2021

Rp 340.000.000
BMW

BMW F30 320i Luxury AT 2013

KOTA SERANG, BANTEN

 25, Nov 2021

Rp 125.000.000
BMW

BMW E39 530i AT 2001

KOTA JAKARTA BARAT, DKI JAKARTA

 25, Nov 2021

Rp 119.000.000
BMW

BMW 318i BLUE METALIC 2003

KOTA JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA

 25, Nov 2021

left right

BMW E46 merupakan sedan compact executive generasi keempat dari BMW Seri 3. Diproduksi tahun 1998 hingga akhir 2005. Dengan dimensi BMW E46 yang mewah membuat mobil ini laris manis kala itu. 

Penjualan tertinggi BMW E46 terjadi pada tahun 2002, sebanyak 561.249 unit mobil ini terjual di seluruh dunia. (sumber: wikipedia)

BMW E46 hadir dalam beberapa varian mesin mulai dari 316i sampai versi M3 tertinggi. Modelnya pun bermacam-macam, review BMW E46 kali ini akan membahas semuanya: 

Sedan 4 pintu, 

bmw e46

Coupe 2 pintu, 

bmw e46

Sedan convertible, 

bmw e46

Wagon atau Estate 5 pintu,  

bmw e46

Sedan Hatchback. 

Body mobil ini didesain oleh beberapa orang diantaranya ialah Erik Goplen (DesignworksUSA), Chris Bangle, dan Dr. Wolfgang Reitzle. 

BACA JUGA:

BMW E30 M40 Review Lengkap Dan Tips Beli Ada Disini

Di Indonesia sendiri, mobil ini mulai hadir pada 1999 dan langsung diserbu oleh penggemar mobil sedan kompak. Namun, model desain yang paling banyak beredar adalah versi sedan 4 pintu.

 CARI RATUSAN BMW DIJUAL, KILK DISINI 

Karena model ini paling diutamakan penjualannya oleh BMW Indonesia. Sedangkan versi coupe, wagon, convertible dan M3 lebih banyak masuk lewat importir umum.

Mesin BMW E46

Pada periode awal, BMW E46 mengeluarkan tipe 318i dengan senjata mesin M43B19TU. Mesin ini berkonfigurasi empat silinder.

Satu tahun setelahnya, hadir tipe 323i dengan mesin M5B25TU yang berkapasitas hingga 2,5 liter. 

Di tahun berikutnya, keluar tipe 325i yang dipersenjatai oleh mesin M54B25 dengan kapasitas 2,5 liter yang sama.

Pada tahun 2002, tipe 318i dirilis dengan mesin N42B20 berkapasitas 2.0 liter. Seakan belum puas menghadirkan inovasi, tahun 2003, kembali dirilis tipe 330i bermesin M54B30 yang kapasitasnya mencapai 3,0 liter. Tipe ini mengalami pembaruan mesin dengan kode N46B20.

Selain itu, ada juga kode mesin M54B30 3.000 cc yang dipasang di E46 330i dan 330ci. Dan untuk M3 menggunakan mesin berkode S54B32 3.200 cc. Namun sayangnya mobil itu tidak masuk resmi di Indonesia.

Eksterior BMW E46

Desain mobil yang sporty membuat BMW E46 banyak dijadikan sebagai mobil drifting ataupun roadrace.

BACA JUGA:

Mercedes Benz W211 Review Lengkap, Ini Kelemahan Fatalnya

Ditambah, handling yang sangat baik karena dimensi BMW E46 yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil. 

Dimensi BMW E46 untuk versi sedan memiliki panjang 4.470 mm, lebar 1.740 mm, tinggi 1.430 mm dan wheelbase 2.725 mm.

Untuk versi wagon sedikit lebih panjang yaitu 4.480 mm. Dan versi coupe lebih lebar jadi 1.760 mm.

Panjang mobil BMW E46 ini lebih besar 30-40 mm dibanding BMW E36. Dan memang BMW terus membuat mobil barunya semakin membesar.

BMW juga mengklaim sasis BMW E46 70% lebih rigid dibanding BMW E36, dan tentu itu semua tergantung kondisi dari mobil yang ditawarkan. 

BACA JUGA:

Mercedes Benz W124 Review Kelemahan Paling Utamanya

Anda bisa melakukan negosiasi apabila terdapat beberapa indikasi yang mengharuskan kalian melakukan perbaikan ataupun penggantian pada berbagai item mobil. 

Interior BMW E46

Bicara soal fitur, BMW yang masuk ke Indonesia tidak menyama-ratakan kecanggihan fitur-fiturnya di semua tipe BMW E46.

Pada tipe 323i dan 325i, BMW menyematkan arm rest di konsol tengah, sementara di 318i tidak ada. 

Lalu tirai kaca belakang ada di 325i, tapi di 318i tidak. Speaker di 325i ada 8 buah, sementara di 318i hanya 6. Di 323i dan 325i terdapat lampu pada vanity mirrornya, tapi tidak di 318i.

Bisa dibilang, 318i adalah downgrade fitur dari 323i atau 325i. Mungkin karena alasan harga jual yang membuatnya berbeda.

Di versi 330i dan M3, BMW lebih banyak memasukkan fitur tambahan seperti sunroof, steering control button, cruise control, jok semi bucket, projector light, LED stoplamp dan masih banyak lagi.

Kisaran Harga

Di Indonesia, kalian bisa menemukan berbagai tipe BMW E46 dengan harga yang beragam. Untuk harga pasaran di Mobilman.id, hanya dengan budget 90-120 juta kalian bisa meminang mobil ini pada 2020. 

Bahkan untuk varian 318i yang belum LCI harganya sudah menyentuh Rp 60 jutaan. Tapi sudah pasti kondisinya tidak sebagus yang harganya lebih mahal.

Masalah BMW E46

Para pengguna BMW E46 tentu harus paham akan hal ini, berikut adalah penyakit BMW E46 yang biasa terjadi :

- Knalpot yang Mengeluarkan Asap

Kondisi ini sering dirasakan oleh para pemilik BMW E46, penyebabnya tidak lain ada di beberapa bagian komponen mesin. Bisa dari ring seher yang sudah haus ataupun seal klep yang mungkin jebol. 

BACA JUGA:

Audi A4 B8 Review Indonesia Paling Lengkap Disini

Apabila memang keduanya terbukti rusak, maka pemilik terpaksa harus turun mesin.

Namun, penyebab asap yang keluar dari knalpot juga bisa karena Separator Vaccum Uap Oli yang mengalami retak atau selang yang sudah bocor. Kerusakan di bagian ini lebih mudah untuk diperbaikinya.

- Kaki-kaki yang Ringkih

Bagian lainnya yang tak kalah rentan mengalami kerusakan adalah pada bagian kaki-kaki. Faktor kontur jalanan yang tidak rata di Indonesia kerap dijadikan bahan masalah. 

Ditambah, bahan dari kaki-kaki BMW E46 terbuat dari alumunium, inilah yang membuat mobil lebih cepat haus, terutapa pada bushing armnya.

- Bagian Electric yang Sering Macet

Bagian Elektrik pada BMW E46 yang sering mengalami macet terletak pada power window, Indikator ABS yang sering error, remote kunci yang sudah tidak berfungsi, dan instrumen speedometer yang sering bermasalah.

- Gearbox yang Jebol

Di Indonesia, BMW E46 yang banyak beredar mayoritas bertransmisi matic, dan banyak kasus yang terjadi adalah matic yang jebol dikarenakan kurangnya perawatan pada gearbox.

- Oli Mesin Rembes

Mesin BMW E46 terutama yang berkode N42 sering mengalami kebocoran oli di Head Cylinder. Hal ini karena material mesin yang sudah menggunakan aluminium khusus. 

Selain itu banyak juga dijumpai bagian carter oli yang sering mengalami kebocoran. Penyebabnya karena usia pakai packing yang sudah lama.

Memeriksa Penyakit dari Panel Indikator

Kondisi BMW E46 yang begitu rewel tentu tidak diinginkan oleh setiap pemiliknya.

Ada cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memeriksa penyakit pada BMW E46 melalui panel indikator speedometernya.

BACA JUGA:

BMW E39 5 Series Review Dan Tips Penting Sebelum Membeli

Jadi saat kontak diputar ke ON tapi mesin belum hidup, semua indikator harusnya menyala. Dan Setelah beberapa saat, beberapa lampu indikator akan mati seperti SRS, traction control, EML / check engine, ABS, Brake Pad, indikator aki, dan indikator oli. 

Untuk indikator EML, baterai, dan oli akan mati setelah mesin mobil kalian hidup.

Apabila girboks kalian bermasalah, maka akan muncul gambar roda gigi di layar panel indikator, Ini menjadi pertanda bahwa gearbox BMW E46 sudah saatnya di servis.

Memeriksa Penyakit dari Mesin

Cara mengecek apabila ada kerusakan di mesin bisa dengan berbagai cara:

  1. Dengarkan suara mesin dari ruang mesin. Apakah ada bunyi tek-tek atau klok-klok yang nyaring? Jika iya, kemungkinan bagian metal sudah mulai aus. Atau bisa jadi Hydraulic Valve Actuator (HVA) sudah mulai rusak.
  2. Mesin E46 hanya ada 2 jenis, 4 silinder dan 6 silinder. Baik keduanya sama-sama minim getaran. Tapi apabila mesin getarannya sudah sangat terasa, kemungkinan ada masalah pembakaran pincang, atau engine mounting yang sudah aus
  3. Waspadai oil leaking di bagian mesin. Paling sering terjadi di bagian bawah mesin. Sebaiknya periksa lewat kolong mobil
  4. BMW E46 terkenal sering over heat. Masalah utamanya di cooling system. Maka penting untuk mengecek apakah bagian radiator ada yang bocor atau tidak. Sebisa mungkin jadi ada kebocoran.
  5. Periksa warna asap knalpot. Jika berwarna hitam pekat, kemungkinan sistem pembakaran bermasalah. Tapi kalau berwarna putih, kemungkinan besar oli masuk ke ruang bakar.
  6. Usahakan bagian-bagian di mesin di BMW E46 semuanya utuh dan lengkap.

Akhir penilaian MobilMan.id:

Safety
80%
Price & Features
80%
Practically
70%
Fuel Consumption
60%
Driving
80%
Design
75%
Engine & Trans
80%
Rangkuman Akhir

Itulah beberapa review terkait BMW E46. Meskipun banyak ditemui masalah, namun dengan pemakaian yang baik dan perawatan yang dilakukan secara berkala tentu BMW E46 akan tetap menjadi pilihan.

 

Written by: Anwar

Penulis artikel pertama Mobilman.id yang menyukai dunia otomotif dan hobi membaca hal apapun