imageSticky Rasakan mudahnya Cari Mobil di Aplikasi Mobilman.ID

Mercedes-Benz W223 Review Paling Lengkap dari Mobilman.id

Overview Of Car

Generasi paling baru dari Mercedes-Benz S-Class berkode W223. Mobil ini super mewah dan super canggih. Mari kita bahas..

Transmission: Auto
Release Date: September 2020
Model: S-Class
Make: Mercedes Benz
Fuel Type: Gasoline / Diesel
Body Style: Sedan

Apa yang kami suka

  • Super mewah
  • Super nyaman

Kami tidak suka

  • Hanya satu varian di Indonesia
  • Nyaris sempurna

Related Ads

left right

Mercedes-Benz W223 ini meluncur pada September 2020. Lalu, resmi dijual di Indonesia oleh MBDI (PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia) pada Mei 2021.

Mercedes-Benz W223

Dilansir dari kumparan.com, khusus untuk pasar Indonesia, MBDI hanya menawarkan satu varian saja, yaitu S450 4Matic L.

Namun secara keseluruhan, Mercedes-Benz W223 memiliki cukup banyak varian.

Diantaranya ada S500 4Matic, S580 4Matic, S680 Guard 4Matic.

Selain itu, ada varian yang lebih mewah, yaitu Mercedes-Maybach.

Mercedes-Maybach memiliki kode bodi yang berbeda, yaitu Z223.

Varian lainnya ada varian bermesin Hibrida Plug-In, yaitu S560 e.

Perlu dicatat, S-Class biasanya menjadi lembar baru teknologi milik Mercedes-Benz.

Eksterior Mercedes-Benz W223

Secara tampilan, Mercedes-Benz W223 semakin terlihat modern, walaupun pada beberapa titik masih identik dengan W222.

Mulai dari depan, yang paling mencolok adalah head lamp W223.

Mercedes-Benz W223

Head lamp W223 jadi lebih pipih dan lebih kecil dibanding W222.

Mungkin bagi beberapa orang, desain lampu W223 terlalu kecil untuk bodi bongsornya.

Apalagi setelah dipadukan dengan grillnya yang berukuran cukup besar. 

CARI RATUSAN MERCEDES BENZ DIJUAL? KLIK DISINI

Grill tersebut full dilapisi chrome, mulai dari garis-garis yang ada di dalam grill hinga frame grill itu sendiri.

Mercedes-Benz W223

Walaupun ukuran lampu agak mengecil, namun teknologinya tidak main-main.

Digital Light, adalah teknologi yang Mercedes-Benz sematkan  di head light tersebut.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Digital Light, akan di bahas di sektor fitur dan safety.

Lanjut di bagian bumper.

Bumper depan dari Mercedes-Benz W223 sebenarnya masih sangat mirip dengan pendahulunya.

Juga logo Mercedes-Benz yang tetap dipertahankan berdiri di kap mesin.

BACA JUGA:

Mercedes-Benz W222 Review Lengkap Seluruh Kecanggihannya

Alasan dipertahankannya logo tersebut, selain dari sisi estetika, juga untuk membantu pengemudi.

Mengingat S-Class memiliki bodi bongsor, terutama di bagian kap mesin yang panjang, maka logo tersebut akan membantu driver untuk mengira-ngira jarak antara W223 dengan mobil di depannya.

Berbicara bodi bongsor W223, mobil ini memiliki dimensi yang tidak jauh berbeda dengan W222.

Mobil ini memiliki panjang 5.289 mm, lebar 1.954 mm, dan tinggi 1.503 mm.

Mercedes-Benz W223

Di bagian samping, tidak ada tarikan garis yang tegas atau tajam.

Benar-benar polos, hanya ada sedikit tarikan di bawah window line dan  di bagian bawah pintu

Selain itu, juga ada list chrome di window line.

Walaupun sisi samping W223 terlihat monoton, namun ada satu yang sangat menarik.

Yang menarik adalah bagian handle pintu.

Handle pintu dari Mercedes-Benz W223 sudah elektrik dan dapat keluar-masuk secara otomatis.

Jika W223 Anda dalam kondisi terkunci, maka handle akan masuk dan pintu mobil akan benar-benar rata. 

Lalu jika Anda ingin masuk ke dalam mobil, baru handle tersebut akan keluar secara otomatis.

Begitu juga saat mobil sedang berjalan, handle akan masuk dan bodi samping W223 akan menjadi rata.

Velg yang digunakan berukuran 21 inch, terlihat pas dengan bodi bongsor W223.

Rem nya sudah cakram di depan dan belakang.

Mercedes-Benz W223

Lanjut bagian belakang W223. Wah, bagian ini adalah favorit kami.

Bagian belakangnya benar-benar elegan dan modern. Walaupun agak membulat, namun tetap terlihat tegas.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah stop lampnya. Stop lamp nya berbentuk seperti segitiga yang terbalik.

Desainnya agak memipih, khususnya bagian samping yang memanjang ke arah pintu bagasi, cantik sekali.

Lampu semakin cantik saat dinyalakan, karena stop lamp ini sudah LED dengan bentuk titik-titik.

Mercedes-Benz W223

Selain itu, tambahan list chrome tepat di atas handle bagasi makin menambah kesan elegan dari W223.

Untuk bumpernya, sebenarnya termasuk sederhana tanpa ada bentuk-bentuk yang agresif.

Ada rear fog lamp berbentuk persegi panjang yang juga pipih, tepat di bawah stop lamp.

Hanya ada list chrome di atas muffler, yang memanjang dari kiri ke kanan.

List chrome juga ada di sisi kiri dan kanan rear bumper.

Mercedes-Benz berhasil membuat bagian belakang W223 tidak membosankan untuk ditatap berlama-lama.

Di bagian atas, terdapat dua buah panoramic sunroof.

Interior Mercedes-Benz W223

Apalah arti sebuah S-Class tanpa kemewahan dan sentuhan modern di bagain kabin.

Saat membuka pintu, Anda akan disambut dengan kabin yang penuh dengan material soft touch, berlapis kulit, dan sederet fitur modern lainnya.

Tidak hanya itu, sistem multimedia dan keunikan ambient light membuat kabin ini benar-benar istimewa.

Alhasil, kami pun tertegun dengan kabin dari Mercedes-Benz W223. Ya ampun, ini memang benar-benar mobil yang eksklusif.

Oke, mari kita mulai dari tengah atau konsol tengah.

Di tengah, ada empat kisi AC dan layar yang berukuran cukup besar.

Layar tersebut adalah layar multimedia atau MBUX, berukuran 12,8 inch dengan teknologi OLED.

Mungkin Anda pernah melihat layar yang mirip-mirip di kabin Wuling Almaz dan juga Tesla.

Karena ini adalah layar multimedia, otomatis fitur yang ditawarkan melimpah.

Mulai dari pengaturan navigasi, radio, telefon, bahkan sampai pengaturan AC, bukan hanya suhu dan arah angin, bahkan pengaturan front dan rear defogger juga sudah menjadi satu.

Jadi, Anda tidak perlu lagi sibuk meraba-raba tombol AC di dashboard, cukup atur melalui layar tersebut.

BACA JUGA:

Mercedes-Benz W221 S-Class Review Sedan Yang Dipakai Presiden SBY

Pengaturan layar juga bisa dilakukan melalui tombol yang ada di lingkar kemudi.

Lanjut. Fitur menarik lainnya ada media, apps (aplikasi khusus yang terkoneksi dengan S-Class Anda), vehicle setting, info berkendara, dan yang terakhir adalah comfort.

Nah, fitur comfort adalah fitur yang mengatur segala sesuatu mengenai kursi dan ambient light W223.

Mulai dari mengaktifkan kursi pijat yang dilengkapi dengan banyak varian pijat, mengatur lumbar support, sampai mengganti warna dan intentsitas dari ambient light.

Lalu ada lagi fitur ‘Hey Mercedes’.

Fitur ini sama seperti ‘Ok Google ‘atau Hey Siri’, memungkin pengguna W223 mengakses hampir seluruh fitur yang ada di head unit. Nah, saat mobil sedang ‘berbicara’, ambient light akan ikut berkedip mengikuti intonasi suara.

Tidak hanya itu, layar tersebut juga akan sangat membantu Anda saat mengendarai W223, khususnya saat ingin mundur.

Mercedes-Benz W223 sendiri sudah mengadopsi teknologi Camera 360.

Jadi, saat anda memasukkan gigi mundur, layar akan menampilkan citra 360.

Bahkan Anda dapat mengatur dari sisi mana kamera menampilkan W223 Anda.

Berbicara mengenai ambient light, kabin dari W223 dipenuhi ambient light mulai dari door trim hingga ke dashboard tengah.

Tidak hanya itu, fitur dari ambient light ini juga terhitung banyak.

Nah, jika Anda bosan dengan warna lampunya, Anda dapat mengubahnya melalui layar tadi.

Pilihan warna-nya tersedia dalam dua pilihan, Monochrome dan Multi –Colour.

Jika Anda memilih pilihan Monochrome, maka warna yang menyala hanya satu warna saja.

Misal, Anda memilih warna biru muda. Maka seluruh ambient light di W223 Anda akan berwarna biru muda.

Untuk pilihan Monochrome, sudah tersedia dalam 64 warna.

Lalu jika Anda memilih Multi-Colour, sesuai namanya, warna yang akan menyala terdiri dari lebih dari satu warna.

Salah satu preset yang tersedia dari Multi-Colour adalah kombinasi warna oranye, ungu, dan biru.

Jika Anda memilih preset tersebut, maka kombinasi dari tiga warna tadi akan menghiasi kabin Anda. Menarik, ya?

Apakah cukup sampai di situ, tentu tidak.

Ada dua hal lagi yang menurut kami menarik. Yang pertama adalah ambient light akan otomatis menampilkan warna tertentu saat Anda mengatur AC.

Oh iya, perlu diingat, AC dari W223 sudah quad-zone.

Nah, Karena sudah quad-zone, maka pengaturan AC penumpang dan driver bisa berbeda.

Misalkan, penumpang Anda menurunkan suhu AC, ambient light otomatis akan menyala warna merah, dan lampu tersebut akan bergerak ke arah kiri yaitu ke penumpang.

BACA JUGA:

Mercedes Benz W220 S-Class Review Paling Lengkap Dari Kami

Begitu juga sebaliknya. Jika menaikkan suhu AC, maka lampu akan menjadi warna biru dan bergerak ke arah yang sama.

Jika yang mengubah suhu AC adalah driver, kombinasi warna tetap sama, namun lampu akan berjalan ke arah kanan, yaitu ke driver.

Lalu yang kedua adalah fitur yang bernama Energizing Comfort.

Fitur ini akan menyesuaikan tema dari ambient light serta pijatan dari kursi Anda, mengikuti pilihan comfort yang Anda pilih.

Tepat di bagian bawah layar, ada beberapa tombol.

Ada tombol shortcut untuk drive mode, yang dapat Anda custom melalui layar. Maksud custom di sini adalah, Anda dapat menentukan bagaimana bantingan suspense yang Anda inginkan, lalu apakah tarikan mesinnya cenderung normal atau agresif, dan lain sebagainya.

Lalu ada tombol lampu hazard, tombol camera 360, tombol vehicle setting, tombol on/of layar, tombol shortcut volume, dan satu buah fingerprint.

Oh, layar tersebut bisa dikunci, kok. Itulah alasan kenapa ada satu buah fingerprint.

Malas pakai jari? Tenang, ada face recognition.

Mungkin ada bingung, kenapa layar multimedia perlu dikunci segala?

Well, agar setelan yang cocok dengan Anda tidak mudah diacak-acak oleh orang lain.

Lanjut, di konsol tengah ada laci penyimpanan tertutup. 

Di dalamnya, ada dua buah port usb, dua buah cup holder, serta wireless charging.

Seakan menyatu dengan laci penyimpanan tertutup, ada arm rest yang sudah dilapisi kulit.

Untuk membukanya, Anda tinggal menekan tombol yang berada di ujung arm rest.

Arm rest akan terbuka ke dua sisi, dan di dalamnya ada dua port usb.

Oh iya, semua port usb sudah dilengkapi dengan ambient light, sangat memudahkan Anda.

Di sebelah kanan layar, ada tombol star/stop engine berwarna silver dan hitam.

Beranjak ke instrument cluster. Tidak ada lagi speedometer konvensional, karena instrument cluster W223 sudah full digital.

Bahkan bentuknya bukan seperti instrument cluster pada biasanya, melainkan seperti sebuah tablet.

Tema dari tampilan instrument cluster ini bermacam-macam.

Ada tema Classic yang menampilkan speedometer dan tachometer dengan aksen hitam dan biru,

Lalu ada Navigation, ada Assistance yang membantu Anda agar berkendara secara ‘benar’ dan aman, ada Service yang menampilkan informasi servis kendaraan Anda.

Ada juga tema Exclusive. Sama seperti Classic, namun bedanya dengan aksen putih.

Sisanya ada tema Understated yang minimalis dan tema sport dengan aksen merah.

Tema yang Anda pilih juga ikut ditampilkan pada layar multimedia.

Informasi yang ditampilkan tidak hanya speedometer dan tachometer saja, namun ada indikator berkendara, jarak yang dapat ditempuh, ECO indicator, attention assist, bahkan sampai sistem media juga bisa ditampilkan.

Salah satu fitur yang menarik dari W223 adalah augmented reality.

Fitur ini akan memberikan informasi berkendara yang akan dipantulkan ke kaca depan W223.

Di bagian bawah instrument, ada berbagai macam indikator, seperti indikator lampu, sisa bensin, rem tangan, dan posisi transmisi.

Sekilas, lingkar kemudi W223 seperti berbentuk dua palang.

Namun sebenarnya, ada dua palang masing-masing di kiri dan kanan.

Di sisi kanan, ada ada trackpad dan tombol untuk mengatur informasi di instrument.

Lalu ada tombol adaptive cruise control.

Di sisi kiri, ada tombol-tombol serta trackpad untuk mengatur layar multimedia.

Di balik setir juga ada tuas paddle shift.

Tidak lupa, ada tuas transmisi yang berada di belakang tuas paddle shift sebelah kanan.

Lalu ada tuas wiper dan lampu sein di sebelah kiri.

Di bagian bawah setir, ada tuas untuk mengatur tilt dan telescopic secara elektrik.

Di bagian atas kabin, ada semacam konsol yang berisikan tombol lampu baca di bagian depan dan belakang, lampu kabin, dan tombol untuk membuka penutup sunroof. 

Sedangkan untuk membuka kaca sunroof, ada mekanisme touch screen di tengah konsol, jadi Anda tinggal swipe bagian tersebut dank aca sunroof bagian depan akan terbuka.

Lalu ada juga seatbelt reminder di bagian atas.

Kedua sun visor sudah lengkap dengan kaca dan lampu.

Spion kabin juga sudah auto dimming. 

Di bagian trim pintu, ada ambient light di bagian atas.

Lalu di tengahnya, ada handle pintu dan juga pengaturan kursi.

Untuk mengunci pintu, Anda tinggal menekan tombol yang ada di handle pintu.

Lalu untuk pengaturan kursi, ada tiga buah slot memory seat.

Ada juga cooler seat, heater seat, dan satu tombol untuk mengatur kursi penumpang depan.

Di dekat arm rest, ada empat buah tombol power window.

Ada juga tombol untuk window lock dan tirai bagian belakang.

Di atasnya, ada satu tombol yang berfungsi untuk mengatur kaca spion.

Nah, yang baru, pengaturan headlight ada di sisi pintu.

Arm rest di pintu sudah dilapisi kulit dan cukup empuk.

Di bagian bawah pintu ada speaker buatan Burmeister dan door pocket. 

Trim pintu lainnya tidak jauh beda, ada pengaturan kursi dengan tiga buah slot memory seat, heater seat, cooler seat, dan satu buah speaker.

Beranjak ke baris kedua.

Di bagian ini, tidak perlu diragukan lagi, sudah dipastikan nyaman dan sangat eksklusif.

Mulai dari jok yang empuk, bantal di headrest yang sangat memanjakan, hingga pengaturan kursi yang bisa rebah.

Selain itu, ada dua buah layar multimedia untuk penumpang belakang.

Ada juga lampu baca yang tersembunyi di hand grip.

Mulai dari trim pintu. Sekilas sama dengan pintu di depan.

Bedanya adalah, tombol power window juga berfungsi untuk membuka tirai samping dan belakang, termasuk penutup sunroof kedua.

Lalu ada juga tombol untuk menegakkan sandaran kursi.

Sama seperti W222, di pilar B (kedua sisi) ada satu buah kisi AC.

Juga, di sebelah kiri atau tepatnya penumpang belakang sebelah kiri. Ada satu fitur yang bernama sleep mode.

Fitur ini dapat Anda aktifkan dengan menekan tombol yang ada di door trim sebelah kiri.

Fitur ini akan memajukan kursi penumpang depan hingga maksimal.

Lalu, akan keluar sandaran kaki dan bagian bawah jok belakang tersebut akan memanjang.

Jadi, penumpang belakang bisa dengan nyaman tidur.

Di tengah tengah antara jok depan, ada dua buah kisi AC yang dapat diatur sendiri-sendiri.

Apakah ada ambient light? Oh, tentu ada. 

Saat mengatur AC, ada ambient light di bagian bawah jok kursi depan, dan akan mengikuti pengaturan AC Anda.

Ruang kaki yang ditawarkan sangat lega.

Anda tidak akan bosan dan lelah duduk berlama-lama di bagian belakang W223.

Di tengah jok belakang, ada arm rest yang dapat dilipat masuk.

Jika dibuka, ada satu buah tablet untuk mengatur dua layar tadi.

Lalu ada dua buah cup holder tersembunyi.

Ada juga tempat charge handphone yang tersembunyi.

Anda tinggal membuka bagian sandaran tangan, dan akan menemukan dua buah port usb.

Di balik tempat arm rest juga ada tempat penyimpanan.

Fitur dan Safety

Beberapa fitur dari W223 sudah kami jelaskan di atas.

Nah, salah satunya adalah mengenai layar multimedia.

Kecanggihan dan fitur lengkap dari multimedia yang sudah kami jelaskan tadi, memiliki sistem yang bernama Mercedes-Benz User Experience (MBUX).

Fitur lain yang bersangkutan dengan MBUX adalah mobil akan otomatis menutup jendela (termasuk sunroof) jika radar mendeteksi kualitas udara yang kurang baik. Atau, jika radar mendeteksi bahwa mobil sedang berjalan mendekat ke terowongan.

W223 juga diketahui memiliki banyak kamera dan radar.

Ya, ada 22 kamera dan sensor rada di W223.

Salah satunya di bagian grill.

Jika Anda perhatikan, grill dari W223 ada semacam kotak semacam enam buah dan satu buah kamera.

Di balik kotak-kotak tersebut ada sensor radar.

Mengapa sangat banyak kamera dan sensor radar? Karena W223 memiliki satu fitur canggih.

Fitur tersebut bernama SAE Level-3.

SAE sendiri adalah fitur semi-autonomous driving system, yaitu fitur yang memungkinkan mobil berjalan secara otomatis.

Sistem ini mengandalkan sonar, kamera, radar, GPS, dan odometri.

Untuk mengetahui apakah kondisi sekitar aman untuk mengaktifkan fitur SAE, tombol di kiri dan kanan setir akan memberi tahu kita.

Jika berwarna hijau, yang berarti aman, kita tinggal menekan tombol dan mobil akan masuk ke sistem SAE.

Ingat, fitur SAE hanya dapat diaktifkan jika mobil berada di bawah kecepatan 60 KM/H.

Kamera juga ada di dalam kabin.

Kamera tersebut berfungsi untuk mendeteksi mata kita, ke mana kita melihat.

Hal tersebut untuk memaksimalkan semua fitur mulai dari multimedia hingga keamanan di dalam kabin.

Misal, kamera mendeteksi bahwa pengemudi sedang menengok ke belakang, sedangkan tirai di belakang masih terpasang.

Maka, sistem akan otomatis membuka tirai agar pengemudi tidak terganggu.

Fitur lainya ada adaptive cruise control, automatic steering, emergency braking, lane departure warning, dan traffic sign recognition. 

Oke, seperti janji kami, akan kami bahas mengenai Digital Light.

Secara singkat, Digital Light adalah teknologi mutakhir dari Mercedes-Benz.

Teknologi ini terdiri dari tiga buah lampu LED.

Di dalam lampu tersebut, terdapat 1,3 juta cermin mikro.

Apakah cahaya yang dihasilkan jauh lebih terang dan merata? Tentu saja.

Tapi ada lagi fitur lainnya.

Digital Light dapat memproyeksikan atau menampilkan gambar dari berbagai macam objek, seperti rambu lalu lintas dan navigasi.

Contohnya, saat kita tidak sengaja melaju di sebuah jalan, dan di depannya ada rambu larangan masuk.

Bisa jadi, jalan yang kita lalui itu hanya satu arah.

Nah, sebelum mobil benar-benar mendekati rambu, sistem Digital Light akan memproyeksikan sebuah objek yang cukup jelas, pertanda bahwa ada larangan atau ada rambu di depan.

Selain itu, jika sensor mendeteksi bahwa head light menghasilkan pantulan ke arah rambu lalu lintas, dan pantulan tersebut menyulitkan pandangan pengemudi, maka sistem Digital Light akan otomatis meredupkan lampu agar rambu kembali terlihat

Nah, bagaimana jika ada orang?

Kadang, kita tidak bisa melihat bahwa ada orang lain di jalanan, apalagi di malam hari.

Saat sensor mendeteksi ada manusia dan berada beberapa meter di depan mobil, sistem Digital Light akan memproyeksikan sebuah objek agar pengemudi waspada dan dapat menghindari tabrakan.

Untuk sistem keamanan, sudah standar seperti ABS, EBD, 8 buah airbag, dan banyak lagi.

Salah satu fitur keamanan yang menarik justru datang dari suspensi.

Saat sistem mendeteksi akan ada benturan dari samping, suspensi secara otomatis akan bertambah tinggi sebanyak 3 inch agar mobil tetap kokoh.

Mesin dan Transmisi

Mesin yang digunakan berkapasitas 3.000cc dengan tenaga maksimal 367 hp pada 5.500 rpm.

Torsinya sebesar 500Nm pada 1.600 rpm. Mesin ini memiliki kode M256.

Transmisi yang digunakan adalah automatic 9G-Tronic.

W223 juga memiliki EQ Boost.

Mobil ini menggunakan penggerak empat roda.

Namun penggerak roda empat biasa, melainkan roda belakang akan ikut berbelok berlawanan arah dengan roda di depan.

Fitur ini disematkan agar mobil Mercedes-Benz W223 lebih stabil.

Akhir penilaian MobilMan.id:

Safety
100%
Price & Features
90%
Practically
90%
Fuel Consumption
70%
Driving
65%
Design
85%
Engine & Trans
80%
Rangkuman Akhir

Mobil ini sangat cocok dijadikan kendaraan harian para sultan, atau Anda yang sudah mencapai level kemapanan finansial.

 

Written by: Andi Fajar Mughni

Penulis artikel asal Jakarta. Menyukai dunia menulis dan mobil sejak duduk di bangku sekolah dasar.